Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pilkada Kalimantan Timur

Petahana Masih Kesulitan Kejar Elektabilitas Rudy-Seno

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas pasangan petahana calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yaitu petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi masih kesulitan mengejar penantangnya, Rudy Mas'ud- Seno Aji.

Direktur Eksekutif LSI Albertus Dino mengatakan, Rudy Mas'ud-Seno Aji sudah melekat di masyarakat. Setidaknya, jika dilihat dari survei elektabilitas top of mind.

Dino menjelaskan, aspek top of mind merupakan satu nama yang disebut pertama kali oleh responden.


"Pasangan Rudy-Seno paling banyak disebut mencapai 54,1 persen, kemudian pasangan petahana Isran-Hadi disebut sebanyak 25,8 persen," ujar Albertus dalam keterangannya, Senin (7/10).

Sementara masih ada responden yang tidak menyebut kedua paslon tersebut sebanyak 20,1 persen.

Sementarara dengan simulasi pertanyaan tertutup mengunakan kartu suara, tingkat elektabilitas pasangan Rudy-Seno mencapai 66,1 persen.

"Angka ini jauh mengungguli pasangan petahana yang hanya memperoleh 28,3 persen. Sementara 5,6 persen responden memilih untuk tidak memberikan dukungan kepada kedua pasangan," pungkasnya.

Survei ini dilakukan pada periode 25 September-5 Oktober 2024. Pengambilan sampel berdasarkan populasi pemilih tetap di Kaltim dengan menggunakan metode multistage random sampling.  

Responden survei terdiri dari 800 perempuan dan 850 laki-laki yang tersebar di 7 kabupaten dan 3 kota di Provinsi Kaltim secara proporsional.

Sementara margin of error kurang lebih 2,41 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya