Berita

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim/Ist

Politik

Dilantik jadi DPR, Gus Rivqy Siap 'Slepet' Kebijakan Pemerintah

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 14:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jargon 'slepet' andalan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat berkontestasi di Pilpres 2024 akan diaplikasikan politisi PKB, Rivqy Abdul Halim setelah dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029.

Pria yang akrab disapa Gus Rivqy ini mengaku akan membawa semangat 'slepet' dalam mengawal kebijakan pemerintahan periode 2024-2029 agar tetap berpihak kepada rakyat.

"Saya akan banyak ‘nyelepet’ atau mengawasi dengan kritis setiap kebijakan yang dibuat agar selalu berpihak kepada rakyat banyak," kata Gus Rivqy kepada wartawan, Kamis (3/10).


Gus Rivqy merupakan Anggota DPR Fraksi PKB dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV meliputi Jember-Lumajang.

Di dapilnya sendiri, ia mengaku masih ada sejumlah permasalahan yang tak kunjung terselesaikan. Mulai dari masalah pendidikan, kemiskinan, hingga banjir.

"Keberpihakan kepada masyarakat Jatim tidak bisa ditawar. Yang akan saya pegang dan dilakukan adalah demokrasi dan kemanusiaan," lanjutnya.

Jargon 'slepet' sendiri telah dipopulerkan Cak Imin yang juga sebagai Ketua Umum PKB saat bertarung di Pilpres 2024 sebagai calon Wapres pendamping Anies Baswedan.

Saat itu, diksi 'slepet' dimaksudkan sebagai aksi untuk membereskan atau menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya