Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersama Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri) di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10)/RMOL

Politik

AHY Tegaskan Kapabilitas Ibas Pimpin MPR Tak Diragukan Lagi

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 12:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung penuh sang adik, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menjadi pimpinan MPR Periode 2024-2029. 

AHY menyatakan bahwa keluarga besar Partai Demokrat akan mendukung secara lahir dan batin untuk Ibas menjalani tugas sebagai pimpinan MPR dari fraksi Demokrat.

"Saya tentu mengirimkan doa sekaligus memberikan support lahir batin kepada Mas Edhie Baskoro yang kami tetapkan sebagai pimpinan, salah satu pimpinan MPR RI mewakili Fraksi Partai Demokrat," kata AHY saat menghadiri rapat paripurna penetapan pimpinan MPR 2024-2029 di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10).


Diungkapkan Menteri ATR/BPN itu, rekam jejak Ibas tidak perlu diragukan lagi untuk menjadi salah satu pimpinan MPR lima tahun mendatang. Ia mengaku optimistis Ibas bisa mengawal isu-isu kebangsaan dan konstitusi di MPR.

"Tentu sepak terjang, rekam jejak, dan pengalaman politik di parlemen selama ini menurut kami Mas Ibas bisa menjalankan tugas dan amanah sebaik-baiknya. Mengawal isu-isu kebangsaan yang selama ini dikelola MPR RI dan tentunya kita ingin mengawal 5 tahun ke depan Indonesia bisa semakin maju," jelasnya.

Pada hari ini, MPR menggelar rapat paripurna penetapan ketua dan wakil ketua MPR periode 2024-2029. 

Telah disepakati oleh seluruh pimpinan fraksi dan perwakilan DPD, bahwa Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menjadi Ketua MPR. 

Muzani akan didampingi oleh 8 wakil ketua MPR, yakni; Bambang Pacul (PDIP), Rusdi Kirana (PKB), Kahar Muzakir (Golkar), Edy Soeparno (PAN), Hidayat Nur Wahid (PKS), Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat) dan Lestari Moerdijat (Nasdem) serta Abchandra Muhammad Akbar Supratman dari kelompok DPD.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya