Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Anjlok, Saham Prajogo Pangestu Kebakaran

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 17:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak ke zona merah pada penutupan perdagangan Jumat (20/9) sore ini.

Indeks tersebut kini berada di level 7.743, anjlok 162,38 poin atau minus 2,05 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor tercatat melakukan transaksi sebesar Rp19,86 triliun dengan 36,14 miliar saham yang diperdagangkan.


Pada penutupan kali ini terdapat 346 saham terkoreksi, 226 saham menguat, dan 224 lainnya stagnan.

Delapan dari 11 indeks sektoral yang lesu hari ini dipimpin oleh sektor infrastruktur yang anjlok 3,02 persen.

Adapun pada perdagangan sore ini lima emiten milik Prajogo Pangestu juga tiba-tiba anjok hari ini. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ambruk 19,95 persen ke level 8.825, mendekati ke batas auto rejection bawah (ARB) 20 persen.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk ikut jatuh 18,08 persen ke 7.250, setelah hari sebelumnya menembus 8.850.

Tiga saham lain milik Prajogo yang terdampak antara lain PT Petrosea Tbk, PT Barito Pacific Tbk dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. PTRO ambruk 10,38 persen menjadi 11.650, BRPT turun 10,88 persen ke level 1.065, dan TPIA minus 10,56 persen ke posisi 8.050 jelang akhir pekan.

Sementara itu, bursa saham Asia terpantau bergerak cerah hari ini. Seperti indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,53 persen, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong plus 1,24 persen, dan indeks Kospi di Korea Selatan tumbuh 0,49 persen.

Sedangkan, bursa AS juga kompak berada di zona hijau. Indeks S&P 500 menguat 1,70 persen, indeks NYSE Composite naik 1,23 persen, dan indeks NASDAQ Composite meroket 2,51 persen, usai The Fed memangkas suku bunga pertamanya dalam empat tahun.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya