Berita

Ketua Umum Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep/RMOL

Politik

Bekas Petinggi PSI Sindir Kaesang: Nebeng tapi Pesawatnya Bisa Kemana-mana

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 07:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Publik meragukan pengakuan Ketua Umum Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep soal naik pesawat jet pribadi atau private jet ke Amerika Serikat (AS) pada Agustus lalu hanya 'nebeng' teman.

Salah satu pihak yang tidak percaya dengan omongan Kaesang saat diklarifikasi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah bekas petinggi PSI, Mohamad Guntur Romli.

Ketidakpercayaan Guntur Romli disampaikannya melalui akun X (dulu Twitter) yang dilihat redaksi Rabu (18/9).


"Agak laen emang konsep nebeng ala Kaesang ini. Ngaku nebeng tp temannya yg punya pesawat tdk ikut. Ngaku nebeng tp pesawatnya bisa kemana2 sesuai keinginannya. Yg diklarifikasi yg 18 agustus, yg sblumnya sprt di video ini gimana @KPK_RI," tulis Guntur Romli.

Sementara Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengatakan bahwa tidak teman Kaesang dalam pesawat jet pribadi yang ditumpanginya bersama tiga orang lainnya tersebut.

"Yang bersangkutan pergi berempat ya," kata Pahala Nainggolan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (17/9).

Pahala menjelaskan empat penumpang private jet itu adalah Kaesang dan istrinya Erina Gudono, kakak istrinya, serta seorang staf. 

Namun Pahala tak menjawab secara gamblang soal teman Kaesang yang tidak ada dalam pesawat.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya