Berita

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan/RMOL

Hukum

KPK Bakal Dalami Makna "Nebeng" Kaesang soal Private Jet

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 23:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

RMOL KPK memastikan akan mendalami makna "nebeng" yang sebenarnya seperti yang diucapkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep soal penggunaan pesawat jet pribadi untuk pergi ke Amerika Serikat (AS).

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, pihaknya juga belum mengetahui makna "nebeng" yang sesungguhnya, seperti yang disampaikan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuat laporan gratifikasi.

"Belum tahu, belum tahu ini nebengnya kayak apa nih, spontan apa ditawarkan atau apa kan gitu, nggak tahu kita kayak apa gitu,” kata Pahala kepada wartawan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/9).


“Ya kita konteksnya nggak ngerti ya, ditulis itu karena teman gitu kan, satu arah gitu, kan kita nggak tau juga nih temannya kayak apa sih gitu kan, searah tuh ya kayak apa gitu, kita lihat lah dianalisa kayak apa," tambahnya.
 
Pahala memastikan, pihaknya juga akan melakukan klarifikasi terhadap sosok berinisial Y sebagai teman Kaesang yang memberikan tumpangan pesawat jet pribadi untuk Kaesang beserta istrinya, Erina Gudono, dan 2 orang lainnya, yakni kakak istrinya serta stafnya.

"Nanti kita lihat ya. Dia tulis resmi gitu kan. Nebeng teman. Kan dokumennya baru ini. Jadi nanti kita konfirmasi lagi kayak apa. Ya dalam seminggu ini lah," tutur Pahala.

Meskipun punya waktu 30 hari untuk melakukan pendalaman terhadap laporan gratifikasi yang disampaikan Kaesang sebagai anak dari penyelenggara negara, Pahala memastikan proses analisa akan dilakukan dengan cepat.

"Kita punya 30 hari sebenarnya. Tapi kita berusaha secepat-cepatnya lah, ngapain juga lama-lama kan urusannya," pungkas Pahala.

Kaesang bersama timnya secara inisiatif pribadi mendatangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi, Selasa siang (17/9). Kaesang mengaku bahwa pesawat yang digunakan untuk pergi ke AS merupakan milik temannya.

"Tadi saya juga di dalam mengklarifikasi mengenai perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang numpang atau bahasa bekennya nebeng lah, nebeng pesawatnya teman saya," kata Kaesang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya