Berita

Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah Redjalam/Net

Bisnis

Ini Usul Ekonom Wujudkan Kemandirian Energi

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 23:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kemandirian energi merupakan kunci sukses Indonesia dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. 

Namun kini Indonesia dihadapkan beberapa tantangan dalam pencapaian kemandirian energi.

Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah Redjalam mengemukakan beberapa usulan sebagai masukan kepada pemerintah.  


“Kita mengalami penurunan lifting minyak sudah sangat lama dan persisten. Berbagai upaya sudah dilakukan, tetapi belum berhasil meningkatkan kembali produksi minyak kita. Hal ini dikarenakan investasi eksplorasi penemuan ladang baru sangat minim dilakukan,” ujar Piter kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/9).

Piter mengakui, investasi pada sektor ini sangat berisiko tinggi dan memiliki banyak tantangan. 

Oleh karena itu, ia mendorong Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk membuat kebijakan yang dapat meningkatkan investasi pada eksplorasi minyak, seperti perbaikan data dan kemudahan perizinan.

“Dipahami, investasi eksplorasi ini sangat berisiko dan jangka panjang. Selama ini, iklim investasi untuk eksplorasi ini tidak cukup mendukung,” ucapnya.

Piter mengatakan, pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang bisa memperbaiki iklim investasi di bidang ini agar para investor tertarik dan mau menanamkan investasinya.

“Selama ini rencana bagus saja tidak cukup, harus ada kebijakan konkret yang bisa memperbaiki iklim investasi di bidang eksplorasi ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Piter menuturkan pendekatan yang sama juga perlu diterapkan pada liquefied petroleum gas (LPG). 

“Rencana membangun industri untuk menekan impor LPG juga hal yang bagus. Tapi, ini rencana jangka panjang yang tidak bisa menyelesaikan permasalahan jangka pendek,” tuturnya.

Selain itu, Piter juga mendorong pemerintah untuk terus berupaya mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) sebagai energi alternatif yang melimpah dari sumber daya alam Indonesia.

Ditegaskan Piter, semua rencana pemerintah membangun industri dan kedaulatan energi sudah baik, asalkan kebijakan tersebut konsisten dijalankan.

“Semuanya harus dilakukan. Saran saya, pemerintah agar konsisten saja dalam kebijakannya, jangan maju mundur,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya