Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Cak Imin Tidak Pernah Diundang Bahas Susunan Kabinet Prabowo

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembahasan susunan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran sejauh ini belum melibatkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengaku, hingga kini pihaknya belum pernah diundang dalam pertemuan partai politik pendukung Prabowo-Gibran, yakni Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk membahas komposisi kabinet periode 2024-2029.

“Saya enggak tahu (susunan kabinet 2024-2029), sampai hari ini saya belum pernah diundang," ungkap Cak Imin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/9).


PKB sendiri tercatat baru memutuskan dukungan kepada Prabowo-Gibran setelah Pilpres 2024. Saat kontestasi Pilpres, PKB mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Oleh karena itu, Cak Imin mengaku tidak bisa berkomentar banyak perihal komposisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran, walaupun PKB sudah bergabung ke koalisi pemerintahan mendatang. 

“Saya ini belum sama sekali terlibat, sekarang PKB pada posisi menunggu saja,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya