Berita

Ford/Ford

Otomotif

Ditinggalkan Lebih dari Dua Tahun, Pabrik Ford Motor di India Bakal Berproduksi Lagi

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah meninggalkan India sekitar dua tahun lalu, raksasa otomotif Amerika, Ford Motor,  akan membuka kembali pabriknya di negara bagian Tamil Nadu di India selatan. 

Dalam pengumuman pada Jumat (14/9) waktu setempat, perusahaan mengatakan pabriknya yang di India tersebut akan fokus untuk ekspor terutama untuk truk, SUV, dan kendaraan komersial.

Ford mengatakan telah menyerahkan surat pernyataan kepada pemerintah negara bagian itu, dua hari setelah kepala menteri Tamil Nadu mengatakan bahwa keduanya sedang dalam pembicaraan untuk memulai kembali manufaktur di negara bagian itu untuk ekspor.


Ford berhenti memproduksi mobil di India untuk penjualan domestik pada 2021 setelah berjuang untuk meningkatkan volume dan menghentikan ekspor pada 2022, yang secara efektif meninggalkan pasar mobil terbesar ketiga di dunia, yang didominasi oleh para pesaing Asia.

"Kepindahan ini akan mengubah fungsi fasilitas tersebut agar fokus pada produksi untuk ekspor ke pasar global," kata Ford dikutip dari Reuters, Sabtu (14/9).

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya