Berita

Buronan KPK, Harun Masiku/Net

Politik

Sungguh di Luar Nalar Kalau KPK Tak Mampu Tangkap Harun Masiku

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya bisa cepat menangkap tersangka kasus suap Komisioner KPU, Harun Masiku, lantaran sudah menemukan jejak baru berupa keberadaan mobil bekas caleg PDIP itu.

Apalagi, menurut analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, KPK memiliki alat canggih yang bisa mendeteksi keberadaan seseorang. Sehingga seharusnya tak sulit untuk menangkap Harun Masiku.

"KPK dengan kecanggihan alat sadapnya seharusnya tak perlu berlama-lama untuk menangkap Harun Masiku," kata Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Jumat (13/9).


"Dengan alat sadap yang canggih, 'jarum tangan' jatuh saja dapat terdeteksi," sambungnya. 

Jamiluddin menambahkan, dengan adanya alat sadap yang dimiliki KPK, mustahil tidak mampu menangkap Harun Masiku. Terlebih mobil Harun Masiku sudah ditemukan KPK.

"Karena itu, sungguh di luar nalar bila Harun Masiku tidak bisa dideteksi dan ditangkap secepatnya," tutupnya.

KPK telah menemukan mobil yang diduga milik tersangka sekaligus buronan kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku, beberapa waktu lalu.

Mobil tersebut terparkir selama bertahun-tahun di Thamrin Residence, Jakarta. Di dalamnya terdapat sejumlah dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut kini telah diamankan oleh KPK untuk membantu menemukan keberadaan Harun Masiku.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya