Berita

Kapal perang USS Theodore Roosevelt/Net

Dunia

AS Tarik Kapal Perang Theodore Roosevelt dari Timur Tengah

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 17:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal perang USS Theodore Roosevelt dilaporkan telah ditarik pemerintah Amerika Serikat dari Timur Tengah. 

USS Theodore Roosevelt, bersama dengan kelompok penyerang kapal induk USS Abraham Lincoln, dikirim ke kawasan itu sebagai persiapan menghadapi ancaman militer Iran di  wilayah Israel. 

Sumber pejabat AS anonim mengatakan kepada media Sputnik pada Jumat (13/9) bahwa USS Roosevelt sudah tidak lagi di Timur Tengah. 


"Kelompok penyerang kapal induk Theodore Roosevelt saat ini berada di wilayah tanggung jawab Komando Indo-Pasifik AS,” kata pejabat itu. 

Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Patrick Ryder mengklarifikasi kepergian armada kapal tempur tersebut.

Namun dia menegaskan bahwa kepergiaan USS Roosevelt tidak serta merta menunjukkan bahwa Amerika Serikat meredakan kekhawatirannya terhadap potensi serangan balasan Iran.

“Kami akan terus menanggapi ancaman itu dengan sangat serius dan kami akan terus mempertahankan kehadiran yang kuat di komando pusat dan komando Eropa,” tegasnya. 

USS Abraham Lincoln, yang saat ini ditempatkan di Teluk Oman, tiba di Timur Tengah sekitar tiga minggu lalu, sehingga misinya tumpang tindih dengan misi USS Roosevelt, karena kedua kapal induk berada di wilayah tersebut secara bersamaan.

Bulan lalu, Amerika Serikat mengerahkan sekitar 18 kapal perang, termasuk dua kapal induk, di dalam dan sekitar Timur Tengah dalam upaya untuk menghalangi Iran membalas Israel menyusul kematian petinggi Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran. 

Beberapa kapal yang beroperasi di Laut Merah dan Teluk Aden telah berusaha untuk menghentikan kelompok militer Houthi Yaman. 

Selain dua kelompok penyerang kapal induk yang saat ini beroperasi di Timur Tengah, satu skuadron F-22 Raptor Angkatan Udara telah tiba, dan kapal selam berpeluru kendali USS Georgia berada di dekatnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya