Berita

Logo KPK/RMOL

Hukum

20 Calon Pimpinan KPK Lulus Profile Assessment, Ini Daftarnya

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 40 calon pimpinan dan anggota dewan pengawas atau Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinyatakan lulus seleksi profile assessment. Ada beberapa pejabat KPK yang dinyatakan lulus dan bakal ikut tahapan seleksi berikutnya.

"Dari jumlah peserta profile assessment yang dinyatakan lulus masing-masing untuk calon pimpinan ada 20 orang dan dewan pengawas 20 orang," kata Ketua Panitia Seleksi, Muhammad Yusuf Ateh kepada wartawan di Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (11/9).

Yusuf Ateh mengatakan, pansel akan menyampaikan hasil profile assessment, baik hasil dari penyedia jasa assessment, maupun hasil evaluasi pansel terhadap masukan dari instansi negara dan masyarakat.


Dari data yang diperoleh redaksi, 20 nama yang lolos seleksi profile assessment calon pimpinan KPK, yakni Agus Joko Pramono (akademisi), Ahmad Alamsyah Saragih (BUMN/BUMD), Didik Agung Widjanarko (Polri), Djoko Poerwanto (Polri).

Selanjutnya, Fitroh Rohcahyanto (jaksa), Harli Siregar (jaksa), I Nyoman Wara (PNS), Ibnu Basuki Widodo (hakim), Ida Budhiarti (akademisi), Johan Budi Sapto Pribowo (lembaga negara), Johanis Tanak (lembaga negara), Michael Rolandi Cesnanta Brata (PNS).

Kemudian, Muhammad Yusuf (PNS), Pahala Nainggolan (PNS), Poengky Indarti (lembaga negara), Sang Made Mahendrajaya (lain-lain), Setyo Budiyanto (Polri), Sugeng Purnomo (jaksa), Wawan Wardiana (PNS), Yanuar Nugroho (lain-lain).

"Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu wawancara dan tes kesehatan jasmani rohani yang akan diselenggarakan untuk capim tanggal 17-18 September, untuk Cadewas tanggal 19-20 September," pungkas Ateh.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya