Berita

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas/RMOL

Politik

PNS Belum ke IKN, MenPAN-RB: Bukan Batal Tapi Jangan Tergesa-gesa

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 20:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menyampaikan rencana pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) batal, lantaran infrastruktur yang ada belum memadai di ibukota baru itu.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas menuturkan bahwa ASN bukan batal dipindahkan, tapi Jokowi ingin semua terlaksana dengan baik mulai dari infrastruktur dan fasilitas yang memadai untuk para ASN bekerja di IKN.

“Bukan batal. Nah ini. Jadi gini, bukan batal pemindahan ASN ke IKN. Tadi saya telpon dengan kepala OIKN, Pak Basuki. Jadi ini kan tadinya sudah siap mau kita pindahkan, tetapi bapak presiden mewanti-wanti, jangan terlalu tergesa-gesa banget, cek kesiapan sistemnya juga, perkantoran,” kata Azwar Anas di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa malam (10/9).


Azwar mengatakan Jokowi telah berkali-kali menyampaikan ke anak buahnya ketika rapat terbatas di istana, bahwa ke depan bukan hanya soal memindahkan ASN ke IKN semata, namun memindahkan seluruh elemen termasuk budaya di ibukota baru yang akan mulai digitalisasi. 

“Sehingga nanti pelayanannya juga lebih cepat, lebih mudah dan lebih transparan seiring dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini sudah kita beresin,” ucapnya.

Ia menambahkan telah melakukan uji coba terhadap puluhan ribu ASN untuk menjalankan tugas negara dengan sistem digitalisasi.

“Tahun ini kita uji coba kepada lebih dari 10 ribu ASN sistem pemerintah berbasis elektronik untuk IGAF yang dengan GAV Tech. Targetnya kita nanti sampai bulan Oktober akan ada uji coba ke 40 ribu user,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya