Berita

Apel pengamanan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan Australia/Ist

Presisi

Aparat Periksa Isi Tas Penonton di GBK

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Personel gabungan TNI-Polri akan menggelar pemeriksaan terhadap penonton saat memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada Selasa (10/9).

Pemeriksaan dilakukan agar penonton tidak membawa barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, laser dan sebagainya.

"Kamipun di kawasan GBK ini juga akan melakukan pemeriksaan ataupun razia apabila ada para penonton yang memang sengaja membawa contohnya flare ataupun petasan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro.


Di sisi lain, guna melancarkan mobilitas para pengguna jalan di sekitar GBK, Susatyo berharap bagi para penonton untuk bisa menggunakan transportasi umum agar tidak menambah kepadatan.

"Kami berharap semua bisa berjalan aman dan lancar dan nanti rencana pada pukul 15.00 WIB nanti sudah akan open gate, kita tentunya dari sejak awal kedatangan para penonton, termasuk nanti para official kita juga mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi," kata Susatyo.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 2.335 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan Australia.

Adapuan para personel terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP.

Personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan, baik di dalam ring road SUGBK maupun di area luar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya