Berita

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus balon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu/Ist

Politik

PKS Optimalkan Komunitas untuk Menangkan Pilkada 2024

SABTU, 07 SEPTEMBER 2024 | 17:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus balon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu menekankan bahwa Pilkada 2024 bukan hanya tentang memenangkan kontestasi, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik untuk seluruh warga Jawa Barat.

“Kita harus menjalankan kerja-kerja pemenangan Pilkada 2024 dengan terstruktur, sistematis, dan masif," kata Syaikhu di salah satu hotel di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (7/9).

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara struktur partai dan anggota koalisi yang solid untuk menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki.


“Kita harus bekerja sama, bahu-membahu, untuk meraih kemenangan,” tambahnya.

Mobilisasi kekuatan kader secara masif disebutnya sebagai kunci kemenangan

"Setiap kader PKS memiliki peran penting dalam perjuangan ini, dan bersama-sama, mereka akan membuat perubahan nyata," kata Syaikhu.

Syaikhu juga mengajak untuk mengoptimalkan seluruh komunitas dan relawan yang dimiliki, di luar jaringan struktur dan kader, sehingga memperluas basis pemilih.

“Dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi, kita akan raih kemenangan di Pilkada 2024 dan membuka jalan menuju sukses di Pemilu 2029,” kata Syaikhu.

Selain itu, Syaikhu mengingatkan pentingnya persiapan tim pengamanan, saksi, dan tim hukum terbaik yang siap berjuang mengawal suara.

“Tiga pilar tersebut sangat penting untuk mengamankan kemenangan,” demikian Syaikhu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya