Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KIM Diprediksi Kerja Keras Tekan Angka Golput

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Angka golongan putih (golput) atau yang tidak memilih diprediksi sebagian kalangan akan tinggi akibat Anies Baswedan gagal nyalon gubernur DKI Jakarta.

Namun, ada optimisme bahwa prediksi itu akan ditekan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ridwan Kamil di Jakarta.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza memandang PKS dan KIM bakal mencari cara menggenjot suara Ridwan Kamil. Salah satunya mempengaruhi simpatisan Anies untuk beralih ke calon yang mereka usung.


"RK masih bisa memikat. Sebab masih adanya kekuatan PKS. Irisan massa Anies dan PKS tak bisa diabaikan. Dan jangan lupakan pula KIM akan berusaha keras agar tidak terjadi Golput tinggi," ujar Efriza kepada RMOL, Selasa (3/9).

Di sisi lain, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu menilai sosok Ridwan Kamil punya daya pikat yang amat tinggi berdasarkan kinerjanya dan dari pola komunikasi, saat menjabat Gubernur Jawa Barat.

"Ia (Ridwan Kamil) juga tidak bisa diabaikan kemampuan pendekatan terhadap masyarakat," tuturnya.

Oleh karena itu, selain kemampuan Ridwan Kamil yang sudah dikenal luas oleh masyarakat, ditambah kekuatan partai politik yang mengusungnya bersama mantan Menteri Pertanian yang juga politisi senior PKS Suswono, bakal menyusun strategi mencegah pendukung Anies golput.

"Bukan saja mengusahakan kemenangan, sebab ini menyangkut harga diri partai politik dan juga harga diri pemerintah," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya