Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp15.561 per Dolar AS di Awal Bulan

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 09:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka melemah tipis pada perdagangan Selasa pagi (3/9) di awal  September.

Mata uang Garuda itu dibuka ke level Rp15.561 per Dolar AS, melemah 36 poin atau minus 0,23 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya kompak bergerak ke zona merah. Yuan China merosot 0,02 persen, Dolar Singapura dan Rupee India turun 0,06 persen.


Selanjutnya, Won Korea Selatan jatuh 0,13 persen, Baht Thailand minus 0,19 persen, Peso Filipina amblas 0,34 persen, dan Ringgit Malaysia ambruk 0,43 persen.

Di sisi lain, penguatan mata uang hari ini dialami Dolar Hong Kong yang naik 0,01 persen dan Yen Jepang melesat 0,18 persen.

Sementara itu mayoritas mata uang negara maju juga ikut layu pada perdagangan hari ini. Poundsterling Inggris turun 0,01 persen, Euro Eropa minus 0,06 persen, Franc Swiss jatuh 0,06 persen.

Selain itu Dolar Australia amblas 0,16 persen, dan Dolar Kanada lesu 0,06 persen pagi ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya