Berita

Ketua Pansus Haji 2024 Nusron Wahid/RMOL

Politik

Ketua Pansus Haji Belum Kepikiran Panggil LPSK

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 14:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji 2024 Nusron Wahid menegaskan saat ini belum perlu memanggil Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk dihadirkan di Pansus Haji 2024.

Nusron mengatakan saat ini belum mendapatkan laporan adanya teror maupun tekanan dari pihak saksi maupun anggota pansus haji.

"Oh belum kepikiran, belum ada teror-teror kok, kalau sampe ada teror-teror terhadap saksi," kata Nusron Wahid di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/9).


Salah satu fraksi dalam Pansus haji 2024 yakni PKS melontarkan wacana menghadirkan LPSK dalam pansus haji ini untuk memberikan perlindungan kepada saksi dan anggota haji.

"Ya boleh-boleh aja usulan tapi sampai hari ini belum ada laporan ke kita bahwa pihak saksi yang kita minta itu keberatan datang, LPSK itu kan mereka kalau ada saksi yang kita butuhkan saksi kita panggil ke sini yang bersangkutan tidak mau hadir," ujarnya.

"Karena ditekan kemudian diancam yang berakibat kepada masa depan atau nyawanya terancam itu kan urgensi dan LPSK di situ," sambungnya.

Nusron menegaskan sampai saat ini belum ada laporan adanya tekanan dari pihak saksi dan anggota pansus haji.

"Sampai hari ini semua saksi yang kita undang kooperatif sehingga belum ada kebutuhan yang mendesak kepada LPSK kecuali nanti kalau dibutuhkan," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya