Berita

Inovasi perahu tep-tep berbahan fiberglass karya tim Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah)/Ist

Nusantara

Fiber Boat Amanah, Lebih Ekonomis Bagi Nelayan

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 22:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Inovasi perahu tep-tep berbahan fiberglass karya tim Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) berhasil diuji coba di perairan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Ujicoba kapal itu, disambut baik kalangan nelayan dan pengusaha perikanan di lokasi ujicoba.

"Setelah saya mencoba perahu buatan Amanah, saya merasakan kapal ini mempunyai beberapa keunggulan," kata salah seorang nelayan Nasri dalam keterangan tertulis, Minggu (1/9).


Inovasi utama dalam pembuatan perahu itu adalah bahan baku dari material fiberglass. Menurutnya, perahu tradisional khas Aceh atau yang biasa disebut perahu tep-tep oleh para nelayan, umumnya masih terbuat dari kayu.

Perahu berbahan kayu dinilai memiliki banyak kelemahan dibandingkan fiber boat. Nasri menyebut salah satunya perbedaannya adalah biaya pembelian hingga perawatan fiber boat bisa lebih murah dibandingkan perahu kayu.

"Karena, bahan fiber ini bisa bertahan hingga beberapa tahun tanpa perlu adanya pergantian seperti perahu berbahan kayu," tuturnya.

Masih kata Nasri, fiber boat bobotnya yang ringan bisa menghemat bahan bakar. Alasannya, mesin perahu tidak memerlukan tenaga yang kuat untuk mendorong badan perahu beserta muatan di atasnya.

Menurutnya, bahan bakar yang bisa dihemat oleh fiber boat mencapai sekitar 50 persen dibandingkan perahu berbahan kayu.

"Apabila harga ini bisa ditekan sedemikian rupa, sehingga akan lebih ekonomis bagi nelayan," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya