Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Hubungan Prabowo-Jokowi akan Bercerai Usai Pelantikan

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 08:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hubungan Prabowo Subianto dengan Joko Widodo diyakini akan mulai memudar pada saat Prabowo dilantik menjadi Presiden RI periode 2024-2029.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, tipikal Prabowo bukanlah seseorang yang mudah untuk disetir, apalagi diarahkan. Pendirian Prabowo sangat kuat, dan bahkan tidak dapat disetir oleh siapapun.

"Untuk itu saya berkeyakinan tidak lama lagi akan tercerai berai hubungan politik antara Prabowo dengan Jokowi," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (1/9).


"Saya berkeyakinan bahwa hubungan antara Prabowo dengan Jokowi akan mulai memudar pada saat Prabowo telah menduduki jabatan sebagai Presiden setelah ia dilantik," sambungnya.

Saiful menilai, tidak mungkin selamanya Prabowo akan selalu mengikuti apa yang dititahkan Jokowi. Bahkan, Prabowo memiliki kemandirian yang tinggi dalam bersikap dan menentukan arah pemerintahan.

"Terlebih lagi sikap, pandangan dan arah politik Prabowo sangat jauh berbeda dengan Jokowi, sehingga tidak mungkin Prabowo akan selamanya mengikuti langkah jejak Jokowi. Saat ini Prabowo hanya masih menghargai Jokowi sebagai Presiden, jika sudah tidak menjabat maka tidak mungkin Prabowo membiarkan dirinya hidup diketiak Jokowi," pungkas Saiful.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya