Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Baswedan Tak Punya Magnet dan Isi Tas

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 16:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jika tidak bertarung di Pilkada Jakarta 2024, hal itu membuktikan bahwa Anies Baswedan tidak memiliki magnet politik dan isi tas.

Begitu yang disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil saat ditanya soal pernyataan PKS yang menyarankan agar Anies mendirikan partai politik (parpol). 

Menurut Kang Tamil, membentuk parpol sendiri adalah pilihan paling akhir yang bagus untuk Anies.


"Karena era politik hari ini adalah politik pengkaderan, karena partai politik sudah kapok di PHP aktor popularitas yang tidak tahu membalas budi," kata Kang Tamil kepada RMOL, Kamis (29/8).

Bahkan menurut akademisi Universitas Dian Nusantara ini, dengan tidak ikutnya Anies di Pilkada Jakarta 2024, menunjukkan secara jelas bahwa Anies tidak memiliki magnet politik dan isi tas.

"Sebab jika Anies memiliki dana politik yang mumpuni, maka tentu dirinya sudah maju dari jalur independen demi tetap menghidupkan kartu politiknya hingga 2029," tuturnya. 

"Sebab setidaknya butuh sekitar Rp50 miliar untuk mendapatkan dukungan 600 ribu penduduk di DKJ," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya