Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PKS Bisa Kehilangan Dukungan Loyal Jika Bergantung pada Koalisi

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah berani Partai Golkar yang mengusung kadernya sendiri di Pilkada tanpa bergantung pada Koalisi Indonesia Maju (KIM) menjadi contoh yang dapat ditiru Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Langkah Golkar seharusnya bisa saja di duplikasi oleh PKS," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (27/8).

Analis Politik Universitas Nasional itu melanjutkan, PKS berisiko kehilangan dukungan dari pemilih loyalnya jika tidak mengambil langkah mandiri dalam pilkada mendatang.


Selain itu, juga sangat disayangkan prestasi membangun opini positif sebagai kekuatan oposisi yang progresif di masa Jokowi harus hilang hanya karena kepentingan politik jangka pendek.

PKS perlu mempertimbangkan strategi jangka panjang yang tidak hanya mengandalkan koalisi demi kepentingan politik sesaat, tetapi juga memperkuat identitas dan basis dukungannya sendiri di mata publik.

"Karena jika tidak, PKS akan banyak kehilangan dukungan dari pemilih loyalnya dalam perhelatan politik selanjutnya," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya