Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memberikan pidato usai menyerahkan SK rekomendasi kepada 6 pasangan cagub-cawagub untuk maju di Pilkada 2024 di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/8)/Repro

Politik

Usung Airin jadi Cagub Banten, Megawati: Mestinya Pakai Baju Merah-Hitam

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 15:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebuah sentilan dilontarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri usai memberikan surat rekomendasi kepada Airin Rachmi Diany sebagai bakal calon Gubernur (Cagub) Banten bersama Ketua DPD PDIP Ade Sumardi sebagai bakal cawagub.

Megawati tampaknya ingin melihat Airin, yang merupakan kader Partai Golkar, tak hanya sekadar diusung PDIP pada Pilkada mendatang. Tapi juga bisa menjadi kader partai banteng. 

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato usai memberikan rekomendasi kepada pasangan Airin-Ade dan lima pasangan calon lainnya, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang (26/8).


Di awal pidatonya, Megawati sempat melemparkan pertanyaan kepada Airin yang mengenakan batik corak merah.

“Saya tadi nanya itu, Mbak Airin, ya, nanti musti pakai ini lho, merah hitam lho,” ucap Megawati disambut riuh tawa hadirin. 

“Iyalah, mau dijadikan (cagub) tapi coba masa enggak pakai merah hitam, ya bagaimana? Terus maunya gimana? Terus maunya jadi apa? Independen? Ya cari independen, betul enggak?” sambung Megawati.

Presiden kelima RI itu pun menegaskan bahwa jika ada yang maju lewat calon independen maka sebaiknya mencari dukungan nonpartai alias independen. 

“Betul. Lho itu fair lho, iya dong. Kalau mau masuk sebuah partai ya masuk, kalau enggak (mau) ya enggak. Kan sekarang masih berlaku ya independen,” sebut Megawati.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya