Berita

Garuda Indonesia/Net

Bisnis

Garuda Indonesia Targetkan 21 Ribu Penumpang dalam Program GUTF 2024

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2024 yang berlangsung pada  23-25 Agustus 2024 di Jakarta, diharapkan bisa menarik calon penumpang yang ingin melaksanakan badah umrah. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya menargetkan transaksi lebih tinggi dalam gelaran tersebut dibandingkan tahun lalu.

"Pada gelaran GUTF tahun ini Garuda Indonesia memproyeksikan terdapat peningkatan sebesar 20,67 persen atau hingga 21 ribu penumpang," kata Irfan, dalam pernyataannya yang dikutip Sabtu (24/8). 


Angka itu naik 20,67 persen dari perhelatan serupa yang digelar pada 2023.

Pada GUTF 2023, tercatat transaksi mencapai lebih dari 133 persen dari nominal yang ditargetkan dengan total pembelian tiket penumpang perjalanan umrah mencapai 17.403 penumpang.

GUTF 2024 digelar oleh Garuda Indonesia bekerja sama dengan BRI sebagai bank partner. 

Para pengunjung dapat menikmati berburu penawaran harga terbaik yang ditawarkan pada GUTF 2024 di Grand Atrium & Mossaic Walk Kota Kasablanka Mall Jakarta Selatan.

GUTF 2024 merupakan inisiatif berkelanjutan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk menjembatani kebutuhan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.

"Mempertimbangkan populasi masyarakat Muslim Indonesia yang merupakan salah satu populasi Muslim terbesar di dunia, gelaran GUTF 2024 kali ini kami laksanakan untuk menjawab peningkatan permintaan perjalanan menuju Tanah Suci dari tahun ke tahun," jelas Irfan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya