Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri tradisi penyebaran apem Yaa Qawiyyu di Klaten, Jawa Tengah/Ist

Politik

Airlangga Hadiri Tradisi Penyebaran Apem Yaa Qawiyyu

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 12:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perhatian terhadap keragaman tradisi dan budaya di Tanah Air konsisten dijaga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Concern Airlangga ditunjukkan dengan menghadiri tradisi penyebaran apem Yaa Qawiyyu yang rutin digelar di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

”Saya sangat mengapresiasi masyarakat Klaten yang hingga saat ini melanjutkan tradisi dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Tradisi ini menunjukkan sinergi antara pelestarian budaya dan upaya untuk mengembangkan perekonomian lokal,” ujar Airlangga di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (22/8).


Lebih dari 10 ribu orang ikut hadir pada acara tersebut. Tidak hanya berasal dari Kabupaten Klaten, masyarakat yang hadir juga berdatangan dari seantero Tanah Air dan menjadi penarik wisatawan mancanegara.

Airlangga juga menyempatkan Shalat Jumat di Masjid Ghede Jatinom.

”Ini merupakan kesempatan istimewa yang memadukan edukasi budaya, refleksi spiritual, dan kebahagiaan dalam satu rangkaian acara yang penuh dengan nilai-nilai berharga,” demikian kata Airlangga.

Sebelum menghadiri tradisi penyebaran apem Yaa Qawiyyu, Airlangga mengunjungi Museum JogloNingrat di Kota Surakarta.

Museum tersebut menjadi destinasi utama dalam mengeksplorasi kekayaan budaya dan sejarah Jawa. Museum JogloNingrat menampilkan koleksi berbagai artefak dan benda bersejarah yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Jawa, khususnya pada zaman kerajaan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya