Berita

Massa beberapa kelompok gelar aksi solidaritas dua tahun kasus Iwan Boedi di depan Mapolda Jawa Tengah/RMOLJateng

Hukum

2 Tahun Pembunuhan ASN Iwan Boedi Tak Terungkap

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 03:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah massa menggelar aksi solidaritas dan keprihatinan belum terungkapnya kasuspembunuhan ASN Pemkot Semarang Iwan Boedi belum terungkap di depan Polda Jawa Tengah, Kamis (22/8).

Massa menuntut agar kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus pembunuhan Iwan yang sudah berjalan hampir dua tahun. 

Bremana Natael selaku pihak perwakilan massa berharap kepolisian terbuka dan menginformasikan proses penyelidikan kasus Iwan Boedi. 


"Tuntutan kita layangkan ke Kapolri agar bisa turun membantu Polda Jawa Tengah dalam penyelidikan kasus karena sudah 2 tahun. Semoga secepatnya kasus terungkap," harap massa aksi. 

Mengenai kaitan kasus dengan kasus korupsi di Pemkot Semarang, massa berharap penyelidikan di kepolisian segera tuntas dan membuka tabir misteri selama ini. 

Hampir dua tahun kasus terbunuhnya Iwan Boedi, pegawai Bapenda Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), belum terungkap. 

Seperti diketahui, jenazah Iwan Boedi dan sepeda motornya ditemukan hangus terbakar pada 8 September 2022. 

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Iwan Boedi sempat dilaporkan hilang pada akhir Agustus 2022. Ia hilang sehari sebelum memberikan keterangan sebagai saksi dugaan kasus korupsi aset Pemkot Semarang di Mijen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya