Berita

Ketua Umum Partai Golkar 2024-2029 Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Kata Bahlil

Sudah Betul Prabowo Jadi Presiden karena Anak Kandung Golkar

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 20:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar 2024-2029 Bahlil Lahadalia mengatakan Prabowo Subianto merupakan anak kandung Partai Golkar dalam pidatonya di penutupan Munas ke-XI Partai Golkar 2024, di JCC, Senayan, Rabu malam (21/8).

“Yang sama kita hormati Bapak presiden terpilih Indonesia 2024-2029 Bapak Jenderal Prabowo Subianto yang juga anak kandung daripada Partai Golkar,” kata Bahlil Lahadalia.

Menteri Investasi ini mengatakan bahwa Partai Gerindra merupakan anak dari Partai Golkar.


“Kalau partai yang beliau pimpin sekarang itu partai yang dibangun oleh Bapak Prabowo, tapi yang melahirkan Bapak Prabowo adalah Partai Golkar,” jelasnya.

“Ini sama dengan partai kader kita kan, jadi ada organisasi yang didirikan dan yang mendirikan,” sambungnya.

Menurutnya, sudah paling cocok Prabowo menjadi presiden lantaran didukung Partai Golkar.

“Jadi kalau Pak Prabowo yang mendirikan itu adalah Golkar, dan kemudian mendirikan adalah Partai Gerindra. Jadi udah betul barang ini kalau jadi presiden,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya