Berita

Wanda Hamidah ikut meninggalkan Partai Golkar/Instagram @wanda_hamidah

Politik

Keluar Golkar, Wanda Hamidah Tak Ingin Berada di Jalan yang Salah

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 19:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Satu lagi kader Partai Golkar yang memilih untuk meninggalkan partai berlambang pohon beringin Setelah pengusaha Jusuf Hamka alias Babah Alun, kini giliran Wanda Hamidah yang memutuskan keluar dari partai yang khas dengan warna kuning itu.

Kepergian Wanda Hamidah di saat situasi politik di Golkar memanas pascamundurnya Airlangga Hartarto dari kursi ketua umum tentu mengundang pertanyaan publik.

"Aku keluar dari Golkar," ujar Wanda melalui akun Instagramnya @wanda_hamidah, dikutip RMOLJabar, Rabu (21/8).


Namun, Wanda tak menjelaskan secara detail alasan hengkangnya dari partai yang mengalami lonjakan suara di Pemilu 2024 ini. Dia hanya menyampaikan tidak ingin menjadi bagian dari torehan sejarah yang salah.

"Aku tidak ingin berada di jalan yang salah dalam sejarah. Aku terlalu mencintai negaraku. Indonesia is not for sale (tidak untuk dijual)," ucapnya.

Sejumlah warganet pun menyarankan Wanda bergabung ke PDIP. Tapi Wanda menanggapi dengan dingin. 

Bahkan Wanda menyebut partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu terlibat dalam upaya penggembosan KPK.

"Ingat PDIP terlibat dalam menggembosi KPK, ikut dalam revisi UU KPK dan Cipta Kerja. Lets not forget that," tegasnya.

Partai Golkar kini dipimpin Bahlil Lahadalia yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum pada Munas XI di Jakarta, Rabu (21/8), pascapengunduran diri Airlangga Hartarto mundur. Isu yang santer beredar, Airlangga mundur lantaran tersandera kasus hukum, kendati telah dibantah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya