Berita

Panji Partai Golkar diserahkan Ketua Sidang Rapur Munas ke-XI Partai Golkar 2024 Adies Kadir ke Ketua Umum Partai Golkar 2024-2029 Bahlil Lahadalia di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8) /RMOL

Politik

Bahlil Mau Ajarkan Kader Golkar Ilmu “Ngolah” Baru

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar definitif Bahlil Lahadalia menyampaikan pidato visi dan misinya di hadapan kader beringin.

Menteri ESDM itu memiliki misi ke depan tidak ada lagi faksi-faksi di dalam tubuh Partai Golkar. 

“Misi saya ke depan selain dari apa yang saya sampaikan tadi, adalah kita ingin untuk tidak boleh lagi  Golkar ke depan ada faksi A, faksi B, Faksi C, faksi kita cuma satu Partai Golkar,” kata Bahlil disambut tawa para peserta munas ke-XI Partai Golkar 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).


“Udah-udahlah gaya-gaya lama ini sudahlah abang-abang semua mohon maaf,” sambungnya.

Bahlil meminta kepada seluruh senior beringin agar meninggalkan cara lama tersebut untuk memuluskan kepentingan tertentu. 

“Saya minta tolong sudah, sudah, sudah, kita sama sama tahu ini, saya kadang-kadang mengolah senior-senior, kadang-kadang senior-senior juga olah saya, iya, dan ini semua kan baku tahu kartu semua ini,” selorohnya.

Dia menambahkan akan menciptakan ilmu olah baru dan sempat menyinggung soal Ketua Umum Kosgoro 1957 Dave Akbarsyah Laksono yang gemar mengolah sesuatu.

“Jadi kalau bisa saya besok itu saya usahakan ada sedikit ilmu olah yang baru, jangan ilmu olah lama, karena sebagian ilmu olah itu  saya yang ciptakan,” ujarnya.

“Jadi kalau Pak Dave besok kita mulai bicara kreatif dikit untuk membuat olahan, Dave sori ya hanya kau yang bisa saya canda soalnya, karena dulu kan kau ketua umum aku, tapi sekarang aku yang jadi ketua umum tenang aja,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya