Berita

Sekretaris Jenderal Badan Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakornas Fokusmaker) Dedy Ansary/Ist

Politik

Bakornas Fokusmaker Jagokan Bahlil Lahadalia Lanjutkan Kepemimpinan Partai Golkar

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setelah Airlangga Hartarto mundur, nama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menguat untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Rencananya, Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 20 Agustus 2024. Saat ini, posisi ketua umum diisi Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai pelaksana tugas (Plt).

Bagi Sekretaris Jenderal Badan Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakornas Fokusmaker) Dedy Ansary, Bahlil Lahadalia adalah sosok yang pantas untuk menjadi Ketua Umum Golkar.


"Melihat track record beliau yang panjang dalam organisasi, kami yakin bahwa Bang Bahlil itu layak menjadi Ketua Umum Golkar," ujar Dedy kepada wartawan, Rabu (14/8).

Bukan hanya prestasi dalam berbagai organisasi hingga menjadi Menteri Kabinet Indonesia Maju, kata Dedy, Bahlil juga teruji loyalitasnya pada partai.

"Walau tidak menjabat dalam struktur di dalam kepengurusan periode ini, Bang Bahlil tidak pernah pindah partai, terus setia pada Golkar," tuturnya.

Diuraikan Dedy, di Partai Golkar, Bahlil pernah menjabat Wakil Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), sayap organisasi kepemudaan Partai Golkar. Bahlil juga pernah menjadi calon ketua umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), yang saat itu akhirnya dimenangkan oleh Dave Laksono.

Ke depan, masih kata Dedy, Fokusmaker siap mendukung dan mengawal Bahlil dalam menjalani tahapan menjadi ketua umum Partai Golkar.

"Sebagai kader organisasi sayap partai, tentu kita memahami yang namanya mekanisme partai. Fokusmaker siap mendukung Bahlil Lahadalia dalam proses yang perlu ditempuh," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya