Berita

Ilustrasi/RMOL-Erin

Bisnis

Bursa Asia Menghijau Rabu Pagi

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia dibuka menghijau pada Rabu pagi (14/8), melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street.

Perdagangan saham Rabu dibuka dengan kenaikan indeks ASX 200 Australia sebesar 0,63 persen. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 1,1 persen dan Kosdaq melonjak 1,4 persen. 


Nikkei 225 Jepang bertambah 0,52 persen menjadi 36.421,51. 

Untuk indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan juga menghijau. Pada perdagangan kemarin, IHSG menguat 0,81 persen atau 59,013 poin ke level 7.356,638. Alhasil, indeks komposit terapresiasi 1,15 persen sepanjang tahun berjalan 2024. 
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan proses kenaikan, menuju 7.400, namun dibayangi tekanan pelemahan harga mayoritas komoditas. 

Tim Analis MNC Sekuritas menyampaikan adanya kemungkinan IHSG sedang membentuk wave [b] dari wave 2 pada pola running flat.

Sementara, Tim Riset Indo Premier berpendapat, penguatan bursa saham Wall Street berpotensi menjadi katalis positif bagi laju pergerakan IHSG, ditambah dengan laju IHSG yang secara teknikalnya sudah berada dalam area  resistance saat ini. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support 7.250 dan resistance 7.430.

Dalam riset terpisah, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan perkembangan pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih menunjukkan pola uptrend. 

William menyebut masih kuatnya fundamental perekonomian Indonesia turut menjadi penopang pergerakan IHSG hingga saat ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya