Berita

Kondisi salah satu TPS di Jakarta Barat pada pemungutan suara Pemilu 2024, Februari lalu/Istimewa

Nusantara

74 TPS di Jakarta Barat Berpotensi Kebanjiran pada Pilkada 2024

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 05:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 74 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta Barat berada di lokasi rawan banjir. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk mengadakan pelatihan penanganan bencana.

"Pada Pemilu 2024 kemarin ada 74 TPS yang terkena banjir di wilayah Jakarta Barat," kata Ketua KPU Jakarta Barat (Jakbar), Endang Istianti, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (13/8).

"Bersama-sama dengan pemangku kebijakan, bersama BPBD kami akan kembali mengadakan kegiatan pelatihan penanganan bencana," sambungnya.


Endang menjelaskan, pelatihan kebencanaan itu penting lantaran pada Pemilu 2024 lalu, petugas BPBD menjemput para pemilih dengan perahu karet menuju TPS.

Meskipun belum menentukan tanggal pelaksanaan, KPU Jakbar bersama BPBD DKI Jakarta, Polres Jakbar dan TNI akan mengadakan pelatihan penanganan kebencanaan Pilkada 2024 di Danau Citra 8, Pegadungan, Kalideres.

"Nanti kita kembali mengadakan pelatihan seperti pemilu lalu bersama-sama dengan TNI dan Polres juga di Citra 8. Kami berusaha segera, karena ternyata ini sangat penting saat bencana," ucap Endang.

Pasalnya, ketika banjir terjadi, potensi TPS dipindahkan akan semakin besar. Belum lagi jika tenda TPS hancur akibat banjir. Sehingga pelatihan kebencanaan sangat penting untuk dilakukan.

"Begitu ada bencana tidak terduga, TPS harus pindah, misalnya, jika tenda TPS sudah hancur, akhirnya kita harus pindah. Terus kita juga harus memastikan pemilih bisa tiba di TPS. Jadi itu yang harus kita upayakan," pungkas Endang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya