Berita

Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Parpol Tak Nyaman, Khawatir Diobok-obok Penguasa

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kondisi partai politik semakin tidak nyaman belakangan ini karena ada indikasi kuat diobok-obok penguasa.

Salah satunya Partai Golkar yang membuat Airlangga Hartarto mundur dari kursi ketua umum.

"Kasus mundurnya Airlangga Hartarto diperkirakan bukan murni keinginannya. Ada tangan-tangan kekuasaan yang "memaksa" Airlangga mundur," kata analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (13/8).


Ia mengurai gejala yang sama juga pernah dialami partai lain, seperti, Nasdem, PKB, PPP, dan PDIP. Bahkan Demokrat pernah diobok-obok tapi tidak berhasil.

Jamiluddin mengatakan, partai politik tersandera oleh tangan-tangan kuat untuk tunduk terhadap kekuasaan.

"Bisa masuknya tangan-tangan kuat mengintervensi partai bisa jadi karena politik saling sandera masih kuat di Indonesia. Sesama elite politik saling intip dan mendata kelemahannya, baik dari sisi hukum maupun pribadi," kata Jamiluddin.

"Kelemahan itu kemudian yang digunakan untuk saling menjatuhkan. Hal itu bisa saja digunakan untuk menekan Airlangga mundur dari ketua umum," sambungnya.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya