Berita

Ilustrasi/Kemenkeu

Bisnis

Wamenkeu Thomas: Perlu Keterbukaan Informasi untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 14:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keterbukaan informasi publik (KIP) turut mengatasi persoalan investasi.

Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono menyatakan, musuh besar investasi adalah ketidakpastian, sehingga keterbukaan informasi publik berperan dalam menekan faktor ketidakpastian dalam investasi.

"Dengan kepastian yang terjaga, bisa mendongkrak pertumbuhan investasi. Hal itu juga akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan baru dan mendorong daya beli masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi juga akan ikut meningkat," kata Thomas dalam Seminar KIPP Kementerian Keuangan 2024: Transparansi Dana Desa dan Pengentasan Kemiskinan di Jakarta, Selasa (6/8).


Pada akhirnya, kata Thomas, semua itu berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan perbaikan kesejahteraan.

Keterbukaan informasi publik juga berdampak positif terhadap penerimaan negara. Kepercayaan publik dapat meningkat ketika masyarakat bisa mengamati pengelolaan uang yang mereka setorkan ke negara berupa pajak.

Dengan memahami dan melihat langsung bagaimana pajak dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, kesediaan publik untuk membayar pajak dengan patuh dapat ikut meningkat.

"Hal itu berdampak pada penerimaan yang lebih besar," katanya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya