Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Nikkei 225 Anjlok hingga 8,1 Persen

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 12:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225, anjlok hingga 8,1 persen pada Senin pagi (5/8), melanjutkan aksi jual para investor di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari AP, pada satu titik, Nikkei merosot lebih dari 2.900 poin, menjadi 32.991,88. Indeks TOPIX yang lebih luas di pasar juga turun 8 persen seiring meningkatnya penjualan di sore hari.

Pada penutupan perdagangan Jumat Nikkei 225 anjlok 5,8 persen dan menuju penurunan terburuk dalam dua hari. Penurunan terburuk dalam satu hari adalah penurunan 3.836 poin, atau 14,9 persen, pada hari yang dijuluki "Black Monday" pada Oktober 1987. 


Jatuhnya harga saham di Tokyo terjadi sejak Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya pada Rabu pekan lalu. 

Salah satu faktor yang mendorong BOJ untuk menaikkan suku bunga adalah pelemahan berkepanjangan yen Jepang, yang telah mendorong inflasi melampaui target inflasi bank sentral sebesar 2 persen.

Senin pagi, dolar diperdagangkan pada 143,07 Yen, turun dari 146,45 pada Jumat sore dan jauh di bawah levelnya yang lebih dari 160 yen beberapa minggu lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya