Berita

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan/Net

Politik

Survei PSI Unggulkan Nikson Nababan di Bursa Cagub Sumut

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bursa calon Gubernur Sumatera Utara jelang Pilkada 2024 masih bergerak dinamis. Sejumlah tokoh menunjukkan tren elektabilitasnya yang bergerak positif.

Salah satunya Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan yang mencatatkan elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru Panel Survei Indonesia (PSI).

Direktur Eksekutif PSI Mahendra Zaeni mengatakan, elektabilitas Nikson Nababan unggul dalam simulasi 5 tokoh potensial calon gubernur Sumatera Utara.


"Hasilnya, Nikson Nababan mendapat dukungan keterpilihan 27,3 persen," ujar Mahendra dalam keterangan tertulis, Senin (5/8).

Di bawah Nikson ada mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dengan elektabilitas 22,8 persen, disusul Walikota Medan Bobby Nasution yang mencatatkan elektabilitas 16,4 persen.

Berikutnya mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah di angka elektabilitas 10,4 persen, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan elektabilitas 9,8 persen.

"Sementara masih ada responden tidak memilih sebanyak 13,3 persen," pungkas Mahendra.

Survei PSI dilaksanakan pada 19-31 Juli 2024 dengan melibatkan 1.680 responden.

Pengambilan sampel dengan metode multistage random sampling. Data diambil melalui wawancara secara tatap muka.

Survei menetapkan margin of error kurang lebih 2,38 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya