Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas berbincang kepada warga dan pelajar di Lampung untuk mendukung produk lokal/Foto Dok. Kemendag

Bisnis

Mendag: Saya Pakai Sepatu Buatan Indonesia

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyarakat diharapkan agar bangga menggunakan produk buatan dalam negeri.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan masyarakat harus membiasakan diri untuk menggunakan produk lokal sebagai bentuk mendukung perkembangan UMKM dan industri dalam negeri.

Ia pun mengimbau agar masyarakat terus membeli produk buatan dalam negeri seperti yang juga ia lakukan.


"Mari, kita tidak hanya bangga dan bela produk buatan dalam negeri. Tetapi, mau membeli serta memakainya. Ini yang saya gunakan sepatu buatan Indonesia, bisa dicontoh penggunaan ini," ujar Zulhas dalam kunjungannya ke Lampung Selatan, dikutip Sabtu (3/8).

"Harus dibiasakan membeli produk dalam negeri, kecuali memang barang tersebut tidak di produksi di Indonesia,' lanjutnya.

Kualitas produk lokal tidak kalah dari produk-produk jenama terkenal dari luar negeri. Zulhas meyakini, buatan Indonesia saat ini sudah jauh lebih bagus.

Pemerintah telah meluncurkan program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa lembaga ataupun kementerian dengan menerbitkan PP 29 Tahun 2018 tentang pemberdayaan industri yang di dalamnya mengatur mengenai kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta, Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Dalam kesempatan itu Zulhas juga mengatakan bahwa akan segera melakukan pembangunan sentra produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Lampung di sekitar Bandara Radin Inten II.

Menurutnya, dengan pembangunan tersebut, Pemerintah mencoba terus melindungi ekonomi kerakyatan agar tetap berjalan, khususnya UMKM.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya