Berita

Penandatanganan Pakta Integritas oleh KPU, Bawaslu, dan DKPP yang diinisiasi oleh STIH IBLAM, di Jakarta, Jumat (2/8)/Istimewa

Politik

STIH IBLAM Dorong Pilkada 2024 Adil dan Beretika Lewat Pakta Integritas

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang berkeadilan dan beretika didorong Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM kepada tiga lembaga penyelenggara pemilihan umum.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan membuat Pakta Integritas bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (2/8).

Ketua Yayasan STIH IBLAM, Rahmat Dwi Putranto menyatakan, pihaknya berupaya menjaga iklim Pilkada Serentak 2024 yang adil dan beretika.


Karena itu, pihaknya membuat Pakta Integritas yang dirangkai dengan seminar nasional bertajuk "Menjaga Sinergitas Kampus dengan Penyelenggara Pemilu dalam Menciptakan Pilkada Serentak 2024 yang Berkeadilan dan Beretika". 

"Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk membangun sinergitas yang kuat antara kampus dan penyelenggara Pilkada Serentak 2024," ujar Rahmat saat memberikan sambutan.

Menurutnya, IBLAM berharap KPU, Bawaslu, dan DKPP dapat bersinergi dengan berbagai pihak terutama dengan institusi pendidikan seperti IBLAM. 

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menciptakan pemilu yang lebih transparan, adil, dan partisipatif. Mari bersama-sama mengawal demokrasi yang lebih baik untuk masa depan Indonesia," tuturnya. 

"Melalui seminar ini, IBLAM berperan sebagai rumah kolaborasi antar-stakeholder Pilkada Serentak 2024 dan menjadi inisiator gerakan membangun pilkada yang berkeadilan dan beretika," tambah Rakhmat.

Senada dengan itu, Ketua STIH IBLAM, Gunawan memandang, suksesi Pilkada Serentak 2024 harus melibatkan semua unsur masyarakat. Tak terkecuali kelompok akademik.

"Dalam rangka mendukung dan mensukseskan Pilkada Serentak, perlu adanya kerja sama yang sinergis antara KPU dengan perguruan tinggi yang memiliki program MBKM. Implementasinya ke depan terkait dengan rekrutmen KPPS dari kalangan mahasiswa yang dapat dikategorikan sebagai pelaksanaan program magang," paparnya.

Ditambahkan dosen Hukum Tata Negara (HTN) STIH IBLAM, Radian Syam, kampus memiliki peran penting dalam mensukseskan Pilkada 2024.

"Kampus adalah tempat untuk melakukan riset kepemiluan, strategi untuk mendorong pemilih, sosialisasi, dan melahirkan penyelenggara pemilu yang berkomitmen tinggi," ucap Direktur Kemahasiswaan dan Alumni STIH IBLAM itu.

Dalam acara itu turut hadir Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Anggota Bawaslu Puadi, Anggota DKPP J. Kristiadi, serta Kepala Pusat Pengkaji Perkara dan Pengelolaan Perpustakaan Mahkamah Konstitusi (MK) Mohamad Faiz.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya