Berita

Ilustrasi/RMOL - Fifi

Bisnis

Rupiah Lesu Rp16.275 per Dolar AS Pagi Ini

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah melemah pada perdagangan Jumat (2/8) pagi ini.

Mata uang Garuda itu berada di level Rp16.275 per Dolar AS, merosot 0,28 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya bergerak bervariasi pada perdagangan hari ini. Yuan China anjlok 0,25 persen, Won Korea Selatan minus 0,41 persen, Peso Filipina naik 0,05 persen.


Selanjutnya Dolar Hong Kong plus 0,01 persen, Yen Jepang tumbuh 0,09 persen, dan Dolar Singapura tercatat naik 0,01 persen.

Sementara Ringgit Malaysia plus 0,04 persen, dan Baht Thailand minus 0,01 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju hari ini bergerak bervariasi. Poundsterling Inggris minus 0,10 persen, dan Franc Swiss naik 0,09 persen,

Sementara Dolar Kanada melesat 0,06 persen, Euro Eropa naik 0,01 persen, dan Dolar Australia lesu 0,17 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya