Berita

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

Politik

Pemuda Muhammadiyah Gelar Pengajian Kebangsaan untuk Menjaga Nalar dan Demokrasi

RABU, 31 JULI 2024 | 12:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan menggelar pengajian kebangsaan dengan tema "Menjaga Nalar, Merawat Demokrasi" di Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Rabu (31/7).

"Pengajian kebangsaan ini sebagai wahana pengayaan gagasan keilmuan khususnya dalam merawat nalar dan menjalankan demokrasi yang sehat," kata Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Anderyan Noor dalam keterangannya, Rabu (31/7).

Anderyan menjelaskan beberapa fokus materi yang akan disampaikan. Seperti Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin diharapkan mengangkat pentingnya menjaga nalar kritis dalam era demokrasi yang dinamis. 


Selanjutnya, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dzul Fikar Ahmad Tawalla diharapkan menyampaikan tentang Pemuda Muhammadiyah memiliki komitmen untuk terus mendorong dialog konstruktif dan intelektual yang mendukung kemajuan bangsa. 

"Berikutnya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH. Saad Ibrahim diharapkan menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan merawat demokrasi melalui pemahaman yang mendalam dan tindakan yang bijaksana," kata Anderyan.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurahman diharapkan memberikan wawasan mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan kebijakan publik yang mendukung demokrasi yang sehat. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pemuda, mengenai pentingnya berpikir kritis dan terlibat aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Anderyan.




Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya