Berita

Presiden Jokowi meresmikan Jembatan Pulau Balang yang menguhubungkan Balikpapan dan Kab. Penajam Paser Utara, Minggu (28/7) Foto: Humas Otorita IKN

Politik

Partai Negoro: Tidur Tidak Nyenyak, Jokowi Cemas Keberlanjutan IKN

SELASA, 30 JULI 2024 | 20:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ibukota Nusantara (IKN) plus pelesiran bersama selebgram dan influencer dinilai hanya menambah deretan daftar pelibatan pemerintah dalam kegagalan proyek mercusuar tersebut. 

Menurut Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik Partai Negoro, Satyo, pelibatan buzzer itu bentuk kegalauan Jokowi.

“Dapat disimpulkan bahwa begitu rapuhnya pemerintahan Jokowi sehingga selalu perlu buzzer guna meresonansi kegiatan di IKN,” kata Satyo dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (30/7).


Kepada awak media, Jokowi pun menuturkan tidurnya di IKN tidak nyenyak. Lanjut Satyo, hal itu menandakan rasa cemasnya yang mendalam terkait kelanjutan proyek ini.

“Tidak nyenyak tidurnya Jokowi bisa ditafsirkan sebuah sinyal atau tanda bahwa itu akibat rasa cemasnya terhadap keberlanjutan proyek IKN pasca pensiun, sebab bukan tidak mungkin presiden berikutnya, Prabowo, enggan berkantor di IKN mengingat infrastruktur yang masih jauh dari kata sudah siap serta permodalan yang seret,” beber dia.

Masih kata Satyo, Jokowi seakan memiliki ambisi pribadi terkait IKN sekaligus ketidakyakinannya, sehingga diperlukan influencer atau buzzer untuk membangun opini bahwa pembangunan istana presiden di IKN berjalan tanpa kesulitan.

“Padahal sarana prasarana untuk sistem pendukung guna pemerintahan dapat berjalan terlihat masih jauh dari standar minimum utilitas tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya