Berita

Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistira resmi bergabung dengan Partai Persatuan Indonesia (Perindo)/RMOL

Politik

Angkie Yudistia, Sebulan Gabung Perindo Langsung Ditunjuk Bendum

SENIN, 29 JULI 2024 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia resmi bergabung dengan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum).

Angkie menjelaskan, motivasinya bergabung dengan partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu karena memiliki kesamaan visi dan misi untuk memperjuangkan nasib rakyat.

"Kita tahu iklim politik bagaimana memperjuangkan dari akar rumput dan bagaimana suara-suara ini kita support dan kita bantu menjadi kebijakan, tidak hanya di legislatif tapi juga di pemerintah," kata Angkie di sela persiapan Mukernas Partai Perindo di Inews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (29/7).


Meski sudah gabung Perindo, Angkie memastikan tetap menjabat sebagai Stafsus Presiden Joko Widodo hingga selesainya masa pemerintahan nanti.

"Pada prinsipnya Perindo ini akan terus bersama-sama dengan Pak Jokowi," sambungnya.

Bersama partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu, Angkie bertekad mewujudkan sila kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Sebagai kelompok rentan, perempuan,  dan disabilitas, kita perlu lebih banyak teman-teman yang berpartisipasi aktif untuk iklim politik yang lebih baik," pungkasnya.

Mantan politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) bergabung di Perindo sejak Juni 2024 lalu. Artinya baru sebulan, Angkie bergabung di Perindo.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya