Berita

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan jajaran DPP PSI di di basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (25/7)/RMOL

Politik

Kaesang Akui Anies dan Ahok Disukai Pemilih PSI

KAMIS, 25 JULI 2024 | 19:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Survei Indikator Politik terbaru menemukan konstituen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mendukung bacagub Anies Baswedan mencapai 39 persen dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebesar 41,8 persen. 

Sebaran itu berdasarkan 1,6 persen perolehan suara partai berlambang bunga mawar itu di Jakarta berdasarkan Pemilu 2024.

Menanggapi hasil ini, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menilai hal ini wajar-wajar saja sebagai dinamika politik.


"Ya nggak masalah, ini kan hanya dinamika untuk di Pilkada khususnya di DKI," kata Kaesang di basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (25/7).

Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menilai figur Anies dan Ahok memang sangat berpengaruh di Jakarta. Sehingga sangat wajar jika pemilih PSI juga memiliki kecenderungan memilih di antara keduanya.

"Jadi saya rasa beliau-beliau berdua ini emang sangatlah pantas kalau misalnya konstituen PSI memilih Pak Anies dan Pak Ahok," tandas adik dari wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka itu.

Survei Indikator dilakukan pada 18-26 Juni 2024 dengan wawancara tatap muka. Populasi survei merupakan semua warga negara Indonesia di Jakarta yang memiliki hak pilih.

Jumlah sampel mencapai 800 responden dengan penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Margin of error survei ini mencapai kurang lebih 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan berada di angka 95 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya