Berita

Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) gelar unjuk rasa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

PB KAMI Laporkan Dugaan Gratifikasi Oli Palsu di Kemendag ke KPK

KAMIS, 25 JULI 2024 | 14:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan massa yang mengatasnamakan Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menginvestigasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) karena gagal dalam pengawasan peredaran oli dan sparepart palsu.

Desakan itu disampaikan langsung Ketua Umum PB KAMI, Sultoni dalam unjuk rasa yang digelar di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

Selain menggelar demo, PB KAMI juga membuat laporan secara resmi ke KPK terkait dugaan penerimaan gratifikasi dimaksud.


"Hari ini kami aksi di KPK, memberikan dukungan KPK untuk melakukan investigasi, dugaan adanya gratifikasi yang diterima oleh pejabat-pejabat di Kementerian Perdagangan yang diberikan oleh para mafia pembuat oli palsu dan sparepart palsu," kata Sultoni kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis sore (25/7).

"Jadi ini sudah saya laporkan dengan beberapa bukti yang kami berikan," imbuhnya.

Karena kata Sultoni, oli dan sparepart palsu menguntungkan oknum-oknum tertentu hingga mencapai ratusan miliar rupiah, serta merugikan masyarakat.

"Kami minta penegakan hukum ini harus ditegakkan seadil-adil. Karena, dan saya sangat yakin gratifikasi itu cukup besar," pungkas Sultoni.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya