Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Airlangga: Jakarta dan Kalimantan Timur Lolos dari Middle Income Trap

KAMIS, 25 JULI 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Jakarta telah berhasil lepas dari jebakan pendapatan kelas menengah dengan pendapatan per kapita yang meningkat pesat, 

Menurut Airlangga, pada akhir tahun ini, pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5.000 Dolar Amerika Serikat (AS), sementara pendapatan per kapita Jakarta sudah mencapai 21.000 dolar AS.

“Jakarta ini sudah lolos middle income trap dengan pendapatan per kapitanya 21 ribu Dolar AS,. Kalau (dirinci) Jakarta Pusat sudah sekitar 50 ribu Dolar AS perkapitanya. Ini setara dengan negara-negara lain, termasuk Singapura," kata Airlangga dalam Hari Jadi Kemenko Perekonomian ke-58 pada Kamis (25/7).


Selain Jakarta, Airlangga juga menyebut Kalimantan Timur berhasil keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah.

“Kemudian Kalimantan Timur juga sudah lolos dari middle income trap. Dan itu adalah tempat IKN, dengan pendapatan perkapitanya 17 ribu Dolar AS,” tambah Airlangga.

Untuk itu, Airlangga optimistis bahwa provinsi lain di Indonesia juga dapat mengikuti jejak Jakarta dan Kalimantan Timur dalam melepaskan diri dari jebakan pendapatan kelas menengah. 

“Kita akan petakan setiap provinsi agar setiap daerah bisa seperti Jakarta dan Kalimantan Timur,” tuturnya.

Menurut Airlangga, kunci pertumbuhan ekonomi terletak pada penggerak ekonomi di tiap kabupaten atau kota yang baik dan unggul secara nasional.

“Kita akan lihat economy drivernya, tingkat kesejahteraan sosial, tingkat pendidikan, dan tingkat kemiskinan di setiap daerah. Kita sudah punya semua datanya, kita bisa lihat apa yang harus kita lakukan ke depannya agar semua daerah bisa seperti Jakarta dan Kalimantan Timur,” tuturnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya