Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat, Yen Jepang Tumbuh 0,19 Persen

SELASA, 23 JULI 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah dibuka sedikit menguat pada perdagangan Selasa (23/7) pagi, atau setelah Petahana Presiden AS, Joe Biden memutuskan mundur dari pencalonan presiden pada awal pekan ini.

Mata uang Garuda itu dibuka di level Rp16.200 per Dolar AS naik 20 poin atau melesat 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya juga kompak menguat pada perdagangan hari ini. Baht Thailand tercatat melesat 0,12 persen, Dolar Singapura naik 0,07 persen, dan Yen Jepang tumbuh 0,19 persen. 


Selain itu, Dolar Hongkong naik tipis 0,01 persen, Ringgit Malaysia naik 0,08 persen, dan Won Korea Selatan plus 0,25 persen.

Sedangkan hari ini Rupee India merosot 0,01 persen dan Peso Filipina minus 0,03 persen. Sementara itu, Yuan China mandek.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju hari ini justru kompak melemah hari ini. Seperti Euro Eropa dan Franc Swiss yang tercatat stagnan, Poundsterling Inggris minus 0,15 persen. Selanjutnya Dolar Australia yang jatuh 0,08 persen, dan Dolar Kanada minus 0,04 persen hari ini.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya