Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Melemah jadi Rp16.163 per Dolar AS Jelang Kabar Thomas Dilantik jadi Wamenkeu II

KAMIS, 18 JULI 2024 | 15:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Rupiah lagi-lagi melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). 

Rupiah melemah di pasar spot di tengah kejatuhan Dolar AS di pasar global, di mana Poundsterling satu-satunya mata yang melibas Dolar AS. 

Rupiah tertekan ke Rp16.163 per Dolar AS saat perdagangan dibuka Kamis pagi (18/7). 


Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah dibuka turun 0,39 persen atau 63 poin ke posisi Rp16.163 per Dolar AS. Adapun indeks Dolar terpantau naik 0,06 persen ke level 103,502. 

Pelemahan ini terjadi saat Indonesia menyambut kabar terpilihnya keponakan Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono, sebagai Wakil Menteri Keuangan II mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Thomas yang akrab disapa Tommy akan dilantik sore ini. Ia telah tiba di kompleks Istana Presiden pukul 13.52 WIB. Ia mengenakan jas abu-abu dan melambaikan tangan ke wartawan. 

Bukan hanya Rupiah yang melemah, beberapa mata uang Asia lain juga melemah seperti baht 0,14 persen, lalu ringgit 0,05% persen dan dolar Singapura 0,03 persen. 

Namun, ada juga yang menguat seperti Won Korea yang naik 0,03 persen, Yuan China 0,04 persen dan Peso Filipina 0,01 persen, serta rupee India yang menguat 0,02 persen.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya