Berita

Tangkapan layar situs web Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian atau The Ibrahim Heritage Study Center for Peace (Rahim) yang tak lagi bisa diakses/Repro

Politik

Situs Web Rahim Tak Bisa Diakses Usai Heboh 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel

RABU, 17 JULI 2024 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Situs Web resmi Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian (The Ibrahim Heritage Study Center for Peace/Rahim) tak lagi bisa diakses. Ini terjadi setelah heboh kabar pertemuan 6 warga Nahdliyin dengan Presiden Israel Isaac Herzog.

Berdasarkan pantauan RMOL, situs web resmi Rahim, rahim.or.id, tidak dapat diakses seperti sebelum-sebelumnya. Kini justru muncul tulisan "Situs ini tidak dapat dijangkau".

Ketika coba mengakses menggunakan PC ataupun laptop, terdapat tulisan yang seolah menunjukkan alamat web itu tidak ada yang memiliki.


Kondisi situs web resmi Rahim ini baru diketahui terjadi pada Rabu pagi tadi (17/7) oleh RMOL. Karena pada Selasa kemarin dan hari-hari sebelumnya, situs web rahim.or.id, masih bisa diakses.

Di mana situs web tersebut memuat informasi-informasi tentang Rahim, mulai dari kegiatan, proyek, siaran pers, dan kontak yang bisa dihubungi.

Juga dicantumkan alamat kantor Rahim yang berada di Jalan Raya Keadilan, Komplek Wisma Melati No. 83 A, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan wartawan RMOL di lokasi pagi tadi, alamat yang dijadikan kantor organisasi yang tengah jadi kontroversi itu ternyata merupakan rumah tinggal.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya