Berita

Ilustrasi Pemilihan Umum 2024/RMOLNetwork

Politik

MAKI Desak Calon Bupati Terseret Kasus Rasuah Mundur

SENIN, 15 JULI 2024 | 21:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bakal calon kepala daerah diminta mundur dari bursa pencalonan jika terseret kasus rasuah.

Hal tersebut ditegaskan Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Jawa Timur dalam mencermati kasus dugaan korupsi dana hibah yang melibatkan sejumlah pejabat di DPRD Jatim.

Dalam kasus tersebut, Ketua MAKI Jember, Heru Satriyo mencium banyak pihak terlibat, tak terkecuali orang-orang yang sedang berkepentingan dalam pencalonan kepala daerah. Maka dari itu, KPK diminta mengusut hingga tuntas kasus yang menyeret empat anggota DPRD Jatim sebagai tersangka baru.


Secara khusus, Heru mendorong KPK memeriksa salah satu pihak berinisial GF yang santer diberitakan sebagai bacabup Jember 2024.

“GF juga seharusnya diperiksa KPK karena dia ada potensi ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim itu,” kata Heru kepada wartawan, Senin (15/7).

Heru meyakini, kasus rasuah dana hibah Pemprov Jatim banyak melibatkan orang hingga pejabat daerah, tak terkecuali GF.

Maka dari itu, ia mendorong GF segera menyatakan mundur dari pencalonan bupati Jember. Ia meminta GF meniru sikap bakal calon Bupati Bangkalan, Mahfud yang mundur setelah rumahnya digeledah KPK belum lama ini.

"Mahfud juga mundur sebagai anggota DPRD Jatim yang baru kembali dimenangkan dari hasil Pileg 2024 lalu," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya