Berita

Ilustrasi foto/Ist

Bisnis

Anak Usaha Tugu Insurance Raup Laba Bersih Rp72 M di 2023

SABTU, 13 JULI 2024 | 05:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pratama Mitra Sejati (PMS) sebagai anak usaha PT Asuransi Tugu Prarama Tbk (Tugu) atau Tugu Insurance mencatat kinerja yang solid. Ini tercermin dari pertumbuhan laba bersih sebanyak 34 persen menjadi Rp72,07 miliar di sepanjang 2023 dari Rp53,61 miliar di tahun sebelumnya.

Dalam tiga tahun terakhir, kinerja PMS terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan tahunan pendapatan usaha 13 persen per tahun dan laba bersih tumbuh rata-rata 53 persen per tahun.

Dari sisi aset dan ekuitas, perseroan juga mengalami peningkatan dengan pertumbuhan rata-rata 23 persen dan 12 persen per tahunnya.


Presiden Direktur PMS, Quartantyo Wijanarko, mengatakan bahwa pertumbuhan yang positif tersebut didukung oleh bisnis utama Perseroan yang bergerak di bidang jasa sewa kendaraan dan ruang kantor, dengan nama ‘TuguRent’ dan ‘Wisma Tugu’.
 
“Pertumbuhan Perseroan turut didukung peningkatan kebutuhan korporasi nasional, khususnya akan jasa pengelolaan transportasi operasional yang mencakup area luas di seluruh Indonesia. PMS mampu memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengedepankan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan,” ucap Quartantyo dalam keterangannya kepada redaksi, Jumat (12/7).

Dia menambahkan lini bisnis jasa kendaraan menjadi penopang utama pertumbuhan perusahaan, di mana volume usaha jasa kendaraan terus meningkat dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 14 persen per tahunnya selama tiga tahun terakhir. 

Emil Hakim, selaku Komisaris Utama PMS, juga menyampaikan bahwa kinerja PMS yang tercatat tumbuh positif tersebut tidak lepas dari upaya Perseroan untuk terus memperkuat dan memperluas pangsa pasar, tidak hanya di lingkungan Pertamina Group namun juga di lingkungan BUMN lainnya maupun Non BUMN.
 
“PMS juga terus berupaya meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan serta terus mengikuti perkembangan teknologi untuk mendukung operasional yang efektif dan efisien,” imbuhnya.
 
PMS senantiasa menjaga stabilitas posisi keuangannya, termasuk kondisi likuiditas dan peningkatan efisiensi operasional serta pembiayaan untuk menjaga daya saingnya. Pada tahun 2023, perseroan berhasil memperoleh National Corporate Rating idA-/stable dari PEFINDO yang menunjukkan profil keuangan kuat dan profitabilitas stabil.

Di sisi lain, PMS terus melakukan inovasi, termasuk pengembangan teknologi untuk mendukung peningkatan layanan, implementasi HSSE, serta integrasi sistem informasi Perusahaan.

Perluasan kerja sama dengan berbagai mitra rekanan juga terus dikembangkan untuk memastikan pemenuhan standar delivery produk dan jasa, penjualan kendaraan yang lebih efektif dan skema pembiayaan yang lebih efisien.

Strategi penguatan brand juga dilakukan. Pada 2024, perusahaan melakukan perubahan brand produk jasa kendaraan dari sebelumnya ‘Otomitra’ menjadi ‘TuguRent’ yang menunjukkan kekuatan dan dukungan sinergi Tugu Group.

Sementara, Tugu Insurance sebagai induk Perusahaan sangat mendukung perkembangan bisnis PMS. Sinergi bisnis antara PMS dengan Tugu Insurance terus dikembangkan, termasuk untuk jasa perlindungan asuransi, suretyship, kontra bank garansi, jasa pengelolaan kendaraan dan sewa ruang kantor.

Tugu Insurance juga mendorong penguatan brand produk PMS serta strategi cross selling pemasaran produk di antara kedua Perusahaan.

Selain itu dari sisi operasional, Tugu Insurance dan PMS telah memulai integrasi sistem informasi keuangan sehingga proses monitoring secara konsolidasian bisa terlaksana dengan lebih baik. Tugu Insurance dan PMS melakukan penyelarasan standar sistem operasional perusahaan, pengembangan sumber daya manusia, kepatuhan dan manajemen risiko untuk memperkuat sinergi di antara keduanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya